Sumber Data Primer Sekunder

Sumber data primer dan sumber data sekunder

Diposting pada

Anda pasti telah mengenal sumber data primer maupun sekunder dalam melakukan tahapan proses penelitian. Berbagai sumber memang harus dikumpulkan dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan jawaban dari rumusan masalah yang telah Anda tetapkan. Sebelum melakukan penelitian, Anda harus bisa membedakan antara jenis data primer dan sekunder.

Keduanya cukup berbeda. Sumber-sumber tersebut merupakan informasi yang nantinya perlu dikumpulkan demi hasil penelitian yang valid. Meskipun sama-sama sumber bukti, namun cara memperoleh kedua sumber tersebut nyatanya berbeda. Metode dalam pengumpulan data yang sudah Anda lakukan harus sangat sesuai dengan penelitian yang akan telah Anda dilakukan.

Baca Juga : Pengertian Data Mart, jenis dan perbedaannya dengan data warehouse

Pengertian Sumber Data Primer

Apakah Anda sudah menetapkan jenis penelitian apa yang dilakukan? Jika sudah, Anda pastinya sudah mengetahui perihal sumber data yang akan digunakan. Ini merupakan jenis sumber bukti penelitian dimana diperoleh langsung dari sumber yang bersangkutan. Contohnya saja, sumber berupa wawancara, observasi, maupun pendapat dari individu maupun kelompok.

Sumber data ini diperoleh oleh peneliti melalui pengumpulan bukti dengan menjawab pertanyaan secara langsung. Biasanya, peneliti yang menggunakan sumber data primer akan melakukan survey secara langsung. Dengan demikian, mereka akan memperoleh jawaban atas riset pertanyaan yang diajukan.

Selain menggunakan metode survey, peneliti yang ingin mendapatkan data primer juga bisa menggunakan metode observasi. Ini dilakukan untuk melakukan penelitian terhadap suatu benda atau objek. Bagi Anda yang akan menggunakan data primer, perlu diketahui kelebihan dan kelemahan dari jenis bukti ini.

Kelebihan yang bisa didapatkan dengan menggunakan sumber data primer adalah kebenaran akan lebih bisa dicerminkan. Hal ini bisa terjadi karena peneliti secara langsung akan melakukan penelitian di lapangan. Jadi, mereka bisa mendapatkan data berdasarkan apa yang telah dilihat dan didengar secara langsung dari para narasumber.

Namun, kelemahan dari data ini adalah membutuhkan waktu yang cukup lama. Peneliti membutuhkan waktu untuk melakukan survey atau pun observasi dengan objek yang mungkin cukup banyak.

Baca Juga : Pengertian Data Warehouse jenis, komponen dan karakteristik

Pengertian Sumber Data Sekunder

Berbeda dengan data primer, jenis data ini bisa diperoleh melalui media perantara atau sumber yang didapatkan bisa didapatkan secara tidak langsung. Peneliti bisa menggunakan buku, catatan, maupun bukti-bukti yang sudah ada sebelumnya. Para peneliti juga dapat menggunakan beberapa macam jenis arsip yang telah keluar dipublikasikan.

Dengan demikian, peneliti tidak harus mengumpulkan bukti dengan mendatangi sumbernya secara langsung. Namun, peneliti bisa berkunjung ke perpustakaan maupun pusat data kearsipan. Penliti bisa membaca berbagai macam buku yang memiliki kaitan dengan penelitian yang sedang dilakukannya.

Seperti halnya dengan data primer, sumber data sekunder pun memiliki berbagai macam kelebihan. Peneliti tidak perlu mendatangi langsung objek observasi yang dilakukannya. Hal seperti ini dapat membuat Anda menghemat waktu serta biaya. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan evaluasi data maupun klasifikasi permasalahan menjadi lebih singkat.

Meskipun demikian, ada pula kelemahan dari data sekunder. Diantaranya adalah ketika peneliti kebetulan memilih sumber bukti yang salah atau sudah kadaluarsa, maka ini pun bisa mempengaruhi hasil penelitian. Oleh karena itu, peneliti harus memastikan semua data yang didapatkan dari buku, jurnal, maupun arsip masih berlaku dan belum kadaluarsa.

Kedua sumber baik primer maupun sekunder memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Semuanya dapat tergantung dari bedanya jenis penelitian apa yang anda dilakukan. Peneliti bebas memilih jenis sumber data apa yang diperlukan tergantung dari passion maupun judul penelitian yang akan dilakukan.

Anda bisa mendapatkan berbagai macam sumber penelitian setelah menentukan metode yang ditetapkan. Jika ingin mendapatkan data primer, maka persiapkanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Begitu pula jika Anda ingin mendapatkan sumber data sekunder, pastikanlah sumber yang digunakan memang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

Baca juga : Pengertian Data Cleaning Penyebab data menjadi Unclean dan Teknik

itulah artikel anaktik.com bagikan mudah-mudahan bermamfaat bagi anda terimah kasih sudah berkunjunga dengan website kami.

0
Gambar Gravatar
Pusatnya pengetahuan Teknik Informatika dan Pengetahuan Lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *