Apa itu OLAP (Online Analytical Processing)

2 min read

olap

Apa itu OLAP ? pengertian OLAP (Online Analytical processing) adalah sebuah tools online yang digunakan untuk melakukan analisis data multidimensi dan menyediakan kemampuan untuk perhitungan yang rumit, analisis tren, dan pemodelan data yang canggih.

Sebelum kita melakukan analisis terhadap suatu data, biasanya kita akan mengumpulkan dan mengelompokan data yang dibutuhkan terlebih dahulu lalu setelah itu kita menggambungkannya.

dengan menggunakan OLAP kamu bisa melakukannya menjadi lebih simple dan lebih cepat. OLAP akan membagi data-data tersebut ke dalam bentuk kubus, yang nantinya kubus tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga membentuk suatu laporan.

OLAP Cube

Fitur utama yang ditawarkan aplikasi ini adalah konsep Cube.OLAP cube adalah struktur data yang dioptimalkan untuk analisis data yang sangat cepat.

Data-Data akan dimasukan ke dalam cell dan akan di persentasikan dengan spread sheet 3d membentuk kubus. ini membuatnya mudah dilihat dan memudahkan untuk melakukan analisis terhadap data tsb.

Bagaimana Cara kerjanya?

Data akan diambil dari Data Warehouse setelah itu data akan memasuki proses data cleaning setelah itu barulah data-data tersebut dimasukan kedalam server OLAP atau OLAP Cube. data yang sudah masuk selanjutnya akan memasuki proses analisis.

5 fitur OLAP Database

OLAP memiliki 5 fitur database yang digadang-gadang menjadi pembeda diantara aplikasi sejenis yang biasa disebut dengan FASMI, yaitu:

Fast

Pengambilan data harus kurang dari 5 detik, mendukung segala skenario bisnis, dan semua jenis analisis. struktur data yang disajikan sangatlah cepat.

Sharing

OLAP medukung sharing dan support di semua perangkat. dan dalam waktu yang bersamaan juga harus menjaga integritas data tsb dan sistem keamanan yang terjamin.

Multidimensional

sistem akan memberikan pandangan konseptual multi dimensi dengan support penuh. OLAP tidak membatasi dimensi data maksimal jadi anda bisa memaksimalkannya dengan kebutuhan.

selain itu OLAP juga tidak mengharuskan penggunanya menggunakan database tertentu yang terpenting adalah agar pengguna mendapatkan insight yang maksimal dari sebuah data.

Information

Data dan Informasi turunan yang dibutuhkan, harus relevan terhadap OLAP. ia akan menghitung segala kebutuhan yang diperlukan saat data tersebut dimasukan ke dalam sistem. Ada banyak pertimbangan di sini, termasuk duplikasi data, diperlukan RAM, pemanfaatan ruang disk, kinerja, integrasi dengan data warehouse dan sejenisnya.

Operasi analytic dasar OLAP

ada 4 dasar operasi dasar di olap, yaitu

Roll-up

Roll-up biasa dikenal juga dengan penggabungan atau penyatuan. Roll-up dilakukan dengan 2 cara yaitu

  • Reducing dimensions
  • Climbing up concept hierarchy

contoh roll-up

contoh rollup olap

pada contoh diatas diketahui bahwa

  • kota New Jersey dan Lost Angles di roll-up/dijadikan satu ke negara AS
  • angka penjualan AS menjadi 2000 setelah New Jersey dan Lost Angels disatukan.
  • Dalam proses roll-up setidaknya satu dimensi atau lebih perlu dihilangkan. Dalam contoh ini, dimensi Quater dihapus.

baca : apa itu big data

Drill Down

Drill Down adalah proses kebalikan dari Roll-up, kalau Rollup adalah proses menggabungkan beberapa hirarkri menjadi satu maka Drill Down adalah proses memecah hirarki menjadi beberapa bagian.

Slice

Slice adalah memecah suatu kubus menjadi beberapa sub cube. seperti contoh diatas kita memiliki penjualan berbagai daerah berdasarkan quartal. kita bisa memecah cube tersebut berdasarkan quartalnya.

Dice

Dice adalah proses kebalikan dari slice, yaitu menggabungkan beberpa cube menjadi satu cube utuh.

Pivot

Pivot adalah fitur dimana anda dapat merubah sumbu dari sebuah cube, tujuannya adalah untuk memberikan persentasi baru terhadap data.

baca: apa itu data science

Tipe OLAP System

ada beberapa olap system yang bisa digunakan yaitu

  • ROLAP (Relational online analytical processing)
  • MOLAP (Multidimensional online analytical processing)
  • HOLAP (Hybrid online analytical processing) )
  • WOLAP (Web online analytical processing)

1. Rolap

Rolap bekerja dengan data yang ada di relational database. fakta dan tabel dimensi akan disimpan di dalam Relational database. ini adalah tipe paling cepat diantara tipe lainnya

Kelebihan

  • High Data Efficiency – tipe ini menawarkan akses yang cepat terhadap data karena kinerja query di optimisasi sedemikian rupa untuk analisis data
  • High Scalability – tipe ini menawarkan skalabilitas tinggi untuk mengelola data dengan jumlah yang besar.

Kekurangan

  • Membutuhkan sumber daya yang tinggi
  • Terbatas – Rolap menggunakan relational database dan hanya menggunakan sql untuk perintah data

2. MOLAP

Molap menggunakan array based multidimensional storage. dimana data akan disimpan dalam bentuk array untuk menampilkan multidimensional view.

Kelebihan:

  • Bisa melakukan perhitungan yang rumit secara cepat karena molap.
  • Lebih cepat dibanding dengan ROLAP dari segi penyajian informasi dalam cube

Kekurangan

  • Memiliki tipe data yang terbatas

3.HOLAP

holap atau hybrid olap adalah gabungan dari ROLAP dan MOLAP. ini menawarkan perhitungan yang cepat seperti MOLAP dan skalabilitas yang lebih tinggi seperti ROLAP. serta menawarkan 2 jenis basis data.

Kelebihan

  • Hemat Disk
  • Performa di optimalisasi untuk seluruh tipe data
  • bisa melakukan perhitungan rumit dengan cepat hingga realtime

Kekurangan

  • Tingkat kerumitannya lebih tinggi
  • biaya pembuatannya lebih mahal
  • bisa terjadi kesalahan pembuatan bila belum ahli.

baca: apa itu data management

Kelebihan OLAP

  • OLAP mendukung semua jenis bisnis, dan dilamnya sudah termasuk planning,budgeting,reporting dan analysis
  • Semua data disimpan dengan aman di dalam Cube
  • Menggunakan visualisasi blok 3d sehingga mudah dipahami
  • bagus digunakan untuk menganalisis data yang bersifat time series
  • alat visualisasi yang powerfull dan memiliki waktu respons yang sangt cepat.

Kekurangan OLAP

  • Hal kecil yang berubah pada Cube akan mengakibatkan efek berantai terhadap semua data
  • Tidak bagus untuk data transaksional
  • keterbatasan dimensi data

itulah beberapa hal yang saya sampaikan mengenai olap .semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *