pengertian kabel coaxial, ciri,jenis ,fungsi, kelebihan dan kekurangan

2 min read

pengertian kabel coaxial

pengertian kabel coaxial adalah kabel tembaga yang dibuat khusus dengan pelindung logam dan komponen lainnya yang bertujuan untuk memblokir gangguan sinyal.

kabel coaxial ditemukan pada tahun 1880 oleh seorang insinyur dan matematikawan inggris yang bernama Oliver Heaviside. kabel coaxial pertama kali digunakan secara besar-besaran pada tahun 1940 dimana ia digunakan untuk mentransmisikan data lintas benua oleh perusahaan AT&T.

bagian dari kabel Coaxial

lapisan kabel coaxial

lapisan kabel coaxial terdiri dari:

  1. Center Conductor – baja berlapis tembaga
  2. Center Conductor Bond – polimer yang digunakan untuk mencegah kelembaman
  3. Dielectric – polyethylene untuk menjaga kesetabilan kabel menggunakan busa dengan kerapatan tinggi
  4. First Outer Conductor – pelindung aluminum-polymeraluminum tape yang melindungi Dielectric
  5. Second Outer Conductor – tambahan aluminum-polymeraluminum tape
  6. Third Outer Conductor – kembali dilapis oleh aluminum-polymeraluminum tape
  7. Fourth Outer Conductor – serat aluminium AWG 34 atau 36 yang dikepang untuk menangkal gangguan external yang extream
  8. Corrosion resistant protectant – lapisan anti korosi yang bertujuan untuk melindungi kabel dari kelembaman dan tembusan air.
  9. Jacket – lapisan terluar yang menggunakan bahan polyethylene (PE) atau flame retardant polyvinyl chloride (PVC).

dilihat dari bahan penyusunya, kabel ini di design untuk tahan dari segala gangguan external selama transmisi berlangsung.

sumber

Jenis kabel coaxial

ada beberapa tipe kabel coaxial, diataranya

  • Hard-Line
  • Trixial Cable
  • Rigid-Line
  • Radiating Cable

mari kita bahas satu per satu:

1. Hard line

jenis kabel coaxial hardline

kabel hard line coaxial adalah jenis kabel yang sangat bergantung pada tabung tembaga bundar dan kombinasi logam sebagai pelindung seperti alumunium atau tembaga. kabel jenis ini biasanya digunakan untuk menghubungkan pemancar ke antena.

2.Triaxial Cable

jenis kabel coaxial triaxia

kabel Triaxial adalah kabel koaksial dengan penambahan lapisan isolasi dan lapisan konduktor tambahan. kabel ini memberikan bandwidth yang lebih besar dan lebih tahan terhadap gangguan external. namun , tentu saja haraganya lebih mahal.

3.Rigid-Line coaxial

jenis kabel coaxial rigid-line

Rigid line coaxial menggunakan dua tabung tembaga yang berfungsi sebagai pipa. kabel ini tidak bisa ditekuk. kabel jenis ini biasanya digunakan untuk penggunaan dalam ruangan sebagai media transmisi radio frekunsi

4.Radiating Cable

Radiating Cable hampir mirip dengan Hard Line Cable,hanya saja dengan slot khusus yang disetting sesuai dengan panjang gelombang dimana kabel akan digunakan. contoh dari penggunaan Radiating Cable dapat kita lihat di lift, peralatan militer , terowongan bawah tanah.

Jenis Connector Kabel Coaxial

selain susunan kabelnya, connector pada kabel ini juga memiliki banyak jenis, diataranya:

  • BNC (Bayonet Neil-Concelman) – digunakan untuk televisi, transmisi sinyal audio dan vidio dengan frekuensi 4GHz
  • TNC (Threaded Neil-Concelman) – digunakan untuk transmisi audio pada telpon, dapat beroprasi hingga 12Ghz
  • SMA (SubMiniature version A) – digunakan untuk ponsel,sistem antena WI-FI,sistem gelombang mikro dan radio. konektor ini dapat beroprasi hingga 18GHz.
  • SMB (SubMiniature version B) – konektor ini biasa digunakan untuk perangkat keras komunikasi.
  • RCA (Radio Corporation of America) – konektor standar untuk audio dan video, sering digunakan untuk televisi atau perangkat lainnya, ciri khas connector ini adalah dibagi menjadi 3 jenis kuning,putih dan merah. connector ini juga biasa disebut dengan connector A/V
  • Connector F – digunakan pada televisi digital dan kabel. biasanya menggunakan kabel RG6 atau RG 59

Karakteristik dan Ciri-Ciri kabel Coaxial

coaxial cable memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang membedakannya dengan media transmisi lainnya, diataranya:

  • memiliki kecepatan transmisi data 10MBps sampai 100MBps
  • Ukuran connectornya tergolong sedang (tidak terlalu kecil/besar)
  • memiliki panjang maksimal 555 meter
  • Terbuat dari kawat baja berlapis tembaga dan dilapisi oleh beberapa isolator sebagai isolasi gangguan
  • memiliki batasan koneksi sebanyak 30 device
  • setiap segment dilengkapi dengan ground

baxa juga: perbedaan kabel utp dan coaxial

Contoh penggunaan kabel Coaxial

contoh penerapan kabel koaksial pada kehidupan sehari-hari:

  • kabel antena tv
  • LAN
  • kabel pemancar
  • kabel pada lift, terowongan bawah tanah dan peralatan militer
  • kabel koneksi antar hardware pada stasiun tv/radio
  • dll

kelebihan dan kekurangan kabel coaxial

kabel ini memiliki kelebihan dan kekurangan jika di bandingkan dengan kabel LAN dan Fiber Optic, diataranya:

Kelebihan:

  • jarak maksimum kabel lebih panjang jika dibandingkan dengan twister pair cable
  • harganya relatif murah
  • kuat menahan gangguan external.
  • bisa digunakan untuk transmisi data analog dan digital
  • memiliki bandwidth yang tergolong besar.
  • kemungkinan error lebih kecil

kekurangan:

  • tidak bagus digunakan untuk topologi bus
  • pemasangannya agak sulit
  • biaya perawatannya mahal
  • device yang terkoneksi hanya maksimal 30 unit
  • kaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *