pengertian infrared manfaat,sejarah, jenis serta karakteristiknya

3 min read

infrared atau yang biasa kita kenal dengan inframerah adalah radiasi elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang antara 700nm hingga 1mm.

itu artinya,gelombang ini lebih panjang daripada gelombang cahaya dan lebih pendek daripada gelombang radio. gelombang ini dapat digunakan sebagai media transmisi jarak dekat karena sifatnya yang tidak bisa menembus bangunan dan rentan terhadap gelombang elektromagnetik lain. Infrared berada pada frekuensi 300GHZ hingga 400THz.

ada 3 jenis infrared, ini dibagi berdasarkan panjang gelombangnya, diataranya:

  • Inframerah jarak dekat dengan panjang gelombang 0.75 – 1.5 µm
  • Inframerah jarak menengah dengan panjang gelombang 1.50 – 10 µm
  • Inframerah jarak jauh dengan panjang gelombang 10 – 100 µm

sejarah Infrared

secara singkat sejarah infrared dapat dijabarkan sebagai berikut

  • 1737: Émilie du Châtelet meramalkan apa yang sekarang dikenal sebagai radiasi inframerah dalam Disertasi sur la nature et la propagation du feu.
  • 1830: Leopoldo Nobili membuat detektor IR termopil pertama.
  • 1840: John Herschel menghasilkan gambar termal pertama, yang disebut termogram.
  • 1860: Gustav Kirchhoff merumuskan teorema blackbody
  • 1873: Willoughby Smith menemukan fotokonduktivitas selenium.
  • 1878: Samuel Pierpont Langley menciptakan bolometer pertama, sebuah alat yang mampu mengukur fluktuasi suhu kecil, dan dengan menggunakan kekuatan inframerah jauh.
  • 1879: Hukum Stefan – Boltzmann dirumuskan secara empiris bahwa kekuatan yang dipancarkan oleh benda hitam sebanding dengan T4.
  • 1880-an dan 1890-an: Lord Rayleigh dan Wilhelm Wien memecahkan bagian dari persamaan blackbody, tetapi kedua solusi menyimpang di bagian spektrum elektromagnetik. Masalah ini disebut “bencana ultraviolet dan bencana inframerah”.
  • 1892: Willem Henri Julius menerbitkan spektrum inframerah 20 senyawa organik yang diukur dengan bolometer dalam satuan perpindahan sudut.
  • 1901: Max Planck menerbitkan persamaan dan teorema blackbody. Dia memecahkan masalah dengan menghitung transisi energi yang diijinkan.
  • 1905: Albert Einstein mengembangkan teori efek fotolistrik.
  • 1905–1908: William Coblentz menerbitkan spektrum inframerah dalam satuan panjang gelombang (mikrometer) untuk beberapa senyawa kimia dalam Investigasi Infra-Red Spectra.
  • 1917: Theodore Case mengembangkan detektor sulfida thallous; Ilmuwan Inggris membangun perangkat pencarian dan lintasan (IRST) infra merah pertama yang mampu mendeteksi pesawat pada jarak 1,6 km.
  • 1935: Garam timbal – panduan awal rudal dalam Perang Dunia II.
  • 1938: Yeou Ta meramalkan bahwa efek piroelektrik dapat digunakan untuk mendeteksi radiasi inframerah.
  • 1945: Sistem senjata inframerah “Vampir” Zielgerät 1229 diperkenalkan sebagai perangkat inframerah portabel pertama untuk aplikasi militer.
  • 1952: H. Welker menumbuhkan kristal InSb sintetis.
  • 1950-an dan 1960-an: Nomenklatur dan unit radiometrik yang didefinisikan oleh Fred Nicodemenus, G. J. Zissis dan R. Clark; Robert Clark Jones mendefinisikan D *.
  • 1958: W. D. Lawson (Pendirian Royal Radar di Malvern) menemukan sifat deteksi IR Mercury cadmium telluride (HgCdTe).
  • 1958: Rudal Falcon dan Sidewinder dikembangkan menggunakan teknologi inframerah.
  • 1960-an: Paul Kruse dan rekan-rekannya di Honeywell Research Center mendemonstrasikan penggunaan HgCdTe sebagai senyawa efektif untuk deteksi inframerah.
  • 1962: J. Cooper menunjukkan deteksi piroelektrik.
  • 1964: W. G. Evans menemukan termoreseptor inframerah dalam kumbang pirofil.
  • 1965: Buku pegangan IR Pertama; pencitra komersial pertama (Barnes, Agema (sekarang bagian dari FLIR Systems Inc.)); Teks tengara Richard Hudson; F4 TRAM FLIR oleh Hughes; fenomenologi yang dipelopori oleh Fred Simmons dan A. T. Stair; Laboratorium penglihatan malam Angkatan Darat AS dibentuk (sekarang Direktorat Penglihatan Malam dan Sensor Elektronik (NVESD)), dan Rachets mengembangkan pemodelan pendeteksian, pengenalan, dan identifikasi di sana.
  • 1970: Willard Boyle dan George E. Smith mengusulkan CCD di Bell Labs untuk telepon gambar.
  • 1973: Program modul umum dimulai oleh NVESD. [69]
  • 1978: Astronomi pencitraan inframerah sudah cukup umur, observatorium direncanakan, IRTF di Mauna Kea dibuka; 32 × 32 dan 64 × 64 array diproduksi menggunakan InSb, HgCdTe dan bahan lainnya.
  • 2013: Pada tanggal 14 Februari, para peneliti mengembangkan implan saraf yang memberi tikus kemampuan untuk merasakan cahaya inframerah, yang untuk pertama kalinya memberi makhluk hidup kemampuan baru, alih-alih sekadar mengganti atau menambah kemampuan yang ada.

sejarah diatas dikutip dari wikipedia sumber

Manfaat Infrared

banyak sekali manfaat dari penggunaan cahaya infrared. beberapa diataranya

1.Manfaat infrared dalam bidang kesehatan

pengertian infrared manfaat,sejarah, jenis serta karakteristiknya

dalam bidang kedokteran, cahaya infra merah digunakan untuk alat therapy karena bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan cairan tubuh
  • Meningkatkan sirkulasi pada tubuh, karena panas dari chaya ini dapat menstimulasi pemubulu kapiler agar membesar dan memperlancar siruklasi darah.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh dan membuang racun
  • Menstabilkan Ph dalam tubuh.
  • membersihkan darah
  • memperbaiki tekstur kulit
  • mengontrol asam urat dan rematik

selain alat therapy, sinar inframerah juga bisa digunakan untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh kita serta dapat menghancurkan katarak.

2.Manfaat Infrared dalam bidang komunikasi

seperti yang saya sampaikan diatas, infrared sering juga digunakan dalam bidang komunikasi di sekitar kita. dalam komunikasi infrared digunakan sebagai media transmisi untuk mengirim data dari satu device ke device lain.

karena daya jangkau yang tidak terlalu besar, gelombang infrared biasanya digunakan untuk transmisi data dengan jarak dekat, contohnya seperti remote tv dan pengiriman data pada ponsel.

3.Manfaat infrared dalam bidang Navigasi,gambar dan militer

Infrared, paling banyak digunakan sebagai alat navigasi atau penggambar. cahaya ini dapat menggambarkan hal yang tidak terlihat oleh mata manusia beberapa contohnya:

  • Night vision
  • mendeteksi dan tracking rudal
  • kamera tembus pandang
  • mendeteksi suhu
  • mendeteksi tekanan atmosfir

4.Manfaat Infrared dalam bidang pertanian

infrared digunakan juga dalam bidang pertanian. dengan menggunakan infrared kita bisa mendeteksi kesuburan dari suatu tanaman, caranya adalah dengan menafaatkan klorofil dan pantulan cahaya dari setiap bagian tanaman. dengan begitu kita bisa mengatur tata letak tanaman yang baik, pemupukan serta saluran irigasi.

5.Manfaat Infrared dalam bidang industri

dalam bidang industri kita bisa memanfaatkan inframerah untuk melakukan pemanasan dan pendinginan, selain itu chaya ini juga dapat memberikan informasi tentang struktur tanah dan kelembamannya.

Karakteristik

infrared memiliki karakteristik/ciri-ciri sebagai berikut:

  • tidak dapat terlihat oleh mata manusia
  • tidak dapat menembus rintangan
  • menghasilkan panas
  • memiliki panjang gelombang antara 700nm – 1mm.
  • memiliki frekuensi antara 300GHZ hingga 400THz.
  • semakin panjang gelombang suhunya semakin rendah.

Kelebihan

Infrared memiliki kelebihan sebagai berikut:

  • tidak memerlukan sinyal
  • penggunaan batrai tergolong irit
  • murah
  • jika penggunaannya benar, dapat digunakan sebagai alat kesehatan
  • dapat mendeteksi suhu.

Kekurangan

Infrared memiliki kelemahan sebagai berikut:

  • jaraknya tidak bisa jauh
  • dapat merusak mata
  • untuk pengiriman data di ponsel sudah ketinggalan zaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *